belanja online

Tips Aman Belanja Online dari Smartphone

Pertumbuhan industri e-Commerce Indonesia diprediksi mencapai sebesar US$ 130 miliar pada tahun 2020. Hal ini akan dipicu banyak hal, terutama karena semakin banyaknya orang yang terkoneksi internet dan menggunakan smartphone untuk melakukan belanja online.

Ini artinya akan semakin banyak orang yang memilih untuk melakukan transaksi belanja online melalui dunia maya. Seiring dengan itu para penjahat siber pun bersiap mengambil keuntungan dari lengahnya para konsumen belanja online.

Risiko terbesar yang akan menimpa para konsumen belanja online adalah dicurinya data pribadi, sampai pada pencurian uang nasabah yang ingin melakukan transaksi online.

Oleh karena itu, keranjingan belanja harus bisa dibarengi dengan sikap waspada agar terhindar dari kejahatan siber. Berikut beberapa tips untuk menghindari kejahatan yang mengintai saat belanja online,

1. Tentukan dahulu yang ingin dibeli
Langkah ini penting untuk menghindari anda dari pemborosan. Anda harus membeli barang-barang yang memang dibutuhkan. Fokuslah pada barang tersebut dan jangan tergiur dengan produk iming-iming murah. Murah belum tentu berkualitas. Apalagi dengan diskon lebih dari 50 persen, produk tersebut patut diwaspadai kualitas dan ilegalitasnya.

2. Pilih situs yang terpercaya
Gunakan situs berdasar rekomendasi teman lebih baik ketimbang komentar yang ada di situs tersebut. Biasanya komen-komen yang ada di situs tersebut tidak sepenuhnya konsumen, melainkan bot atau orang yang dibayar untuk memuji online shop tersebut.

3. Baca term and condition
Ini harus anda lakukan sebelum bertransaksi di situs online shop tersebut. Pasalnya ada suatu penjelasan yang mengandung pengelolaan data pribadi anda di situs ini. Biasanya Online shop memang menjamin kerahasiaan data pribadi anda namun tidak ada salahnya anda melakukan cek dan ricek. Jangan sampai anda mengklik Setuju namun berakhir pada informasi pribadi anda tersebar begitu saja.

4. Hindari mentransfer ke nomor rekening pribadi
E-commerce yang baik akan menyediakan rekening perusahaan sebagai sarana pembayaran. Ini diperlukan untuk menghindari penipuan, baik si pembeli maupun penjual. Jika barang tidak sesuai dengan yang disetujui konsumen maka penjual tidak akan mendapat uang. Jika terjadi masalahpun, perusahaan e-commerce akan menjadi penengah untuk antara dua belah pihak untuk penyelesaian.

No Comments

Post a Comment