berita hoax

Tips Cerdas Menangkal Berita Hoax

Berita hoax atau palsu semakin mengkhawatirkan. Karena selain bisa mencemarkan nama baik seseorang atau institusi tertentu, bahkan dinilai mampu merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Tidak tanggung-tanggung, Kementerian Komunikasi dan Informatik (Kominfo) menemukan ribuan aduan berita hoax yang tersebar di dunia maya.

Data Kominfo menunjukkan laporan masyarakat yang masuk ke situs aduan Kominfo dari Januari sampai Juli 2017 mencapai 32.465, yang sebagian besar sudah ditindaklanjuti. Khusus untuk konten SARA, ujaran kebencian dan hoaks, pada Januari ada 10.212. Lalu ada penurunan di bulan Februari, jumlahnya 2.308. Di Maret turun lagi, hanya ada 6.702 tapi Mei dan Juni naik lagi. Dari data ini menunjukkan, masyarakat begitu antusias, alias sudah jenuh dan muak dengan berita hoax.

Sejatinya memberantas berita hoax bisa dilakukan dari diri kita sendiri. Partisipasi setiap pengguna smartphone sangat penting untuk bisa memutus rantai berita hoax.

Nah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menangkal berita hoax yaitu sebagai berikut:

1. Lihat judul
Berita hoax selalu identik dengan hasutan, fitnah dan provokasi. Jika ditemui pada judul tulisan tersebut kata-kata yang bersifat tiga itu, perlu diwaspadai jika berita tersebut tidak sesuai fakta.

2. Alamat situs tak jelas
Sangat penting untuk memperhatikan darimana asal berita yang kita baca. Saat ini banyak situs-situs dengan alamat yang tak jelas merupakan sumber berita hoax. Oleh karena itu jika ditemui sumber berita berasal dari situs yang tak dikenal, ada baiknya diabaikan saja.

3. Cek dan ricek
Jika menemui berita dari sumber tak dikenal, ada baiknya untuk melakukan cek dan ricek, membandingkan dengan berita lain yang ada di situs ternama. Lihat nara sumber dari berita tersebut. Data pun harus berimbang.

Salah satu cara untuk bisa menemukan keaslian sebuah berita, bisa juga dengan bergabung dalam diskusi grup anti-hoax seperti FAFHH.

4. Jangan langsung percaya foto
Untuk meyakinkan artikel, biasanya penyebar hoaks memberikan keyakinan pembaca dengan foto yang mendukung. Namun jangan asal percaya foto. Periksa keaslian foto, dengan cara mencarinya di mesin pencarian Google.

5. Laporkan
Hampir semua media sosial memiliki fitur pengaduan konten. Untuk memutus penyebaran hoaks kita bisa memulai dengan tidak ikut menyebarkannya, kemudian melakukan pelaporan jika memang menemukan hoaks di media sosial. Jika ingin melaporkan langsung ke Kementerian Kominfo bisa mengirimkan ke aduankonten@mail.kominfo.go.id

1 Comment
  • […] 2. Jangan sharing berita hoax Memberikan informasi apa saja memang tidak dilarang. Namun harus pilih-pilih kira-kira informasi yang akan kita sebar itu benar atau tidak? Hoax atau bukan. Ada baiknya cek dan ricek sebelum kita menyebarkan berita yang tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya. Bukannya memberikan informasi, malah menambah kisruh dan meresahkan orang lain. Selain hoax, jangan juga mengirim spam, alias pesan yang telah berulang kali dikirim. (Baca: Cara Cerdas Menangkal Berita Hoax) […]

Post a Comment